Pizc'09

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan


   Dyandra Promosindo adalah penyelenggara pameran profesional terkemuka, didirikan sejak tahun 1994. Selama bertahun-tahun, Dyandra Promosindo telah menghasilkan track record mengesankan peristiwa nasional.


      Dyandra telah menyelenggarakan lebih dari 200 pameran di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia. Dengan lebih dari 1000 peserta pameran setiap tahun, termasuk peserta asing, Dyandra telah membuktikan dirinya untuk menjadi mitra bisnis yang handal saat maju ke tingkat yang baru kebudayaan pameran di Indonesia


 Dyandra Promosindo memiliki Visi dan Misi, yaitu :

Visi
Menjadi pemimpin dalam industri pameran di Indonesia


Misi
Menjadi mitra bisnis yang handal dengan nilai-nilai profesionalisme untuk menciptakan dampak yang mengesankan dalam setiap pameran.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

     Dan kali ini Dyandra Promosindo menyelenggarakan sebuah pameran akhir tahun yang bertempat di Auditorium Universitas Jenderal Soedirman yang berlokasi di Jalan. Prof. H.R Boenyamin. Pameran Komputer akan siap memanjakan bagi Mahasiswa pada khususnya untuk dapat menikmati berbagai fitur-fitur terbaru untuk melengkapi atau meng-upgrade komputernya, dan disertai pula dengan harga pameran namun kualitas jempolan. Rencananya Pameran Komputer ini akan dilaksanakan pada tanggal 16-20 Desember 2011. Pameran yang bertajuk Pameran Komputer Terbesar ini merupakan ajang untuk dapat memamerkan jenis-jenis IT terbaru yang memang dibutuhkan oleh masyarakat Banyumas akan hausnya teknologi terbaru. Dan yang lebih spesial lagi, Dyandra Promosindo baru-baru ini telah mendapatkan sebuah penghargaan dari ASLI Award untuk kategori Event Organizer Ajang Akbar. Penghargaan ini merupakan bentuk penghargaan Microsoft terhadap pelaku bisnis yang senantiasa melindungi dan menghormati hak cipta intelektual piranti lunak maupun program komputer di Indonesia. 

       Pameran tersebut diisi oleh berbagai kegiatan yang ditujukan kepada sekolah dan kampus sekitar Banyumas, karena nantinya akan ada FESTIVALKUSTIK yaitu Eksebisi Musik Akustik tingkat SMA dan Mahasiswa, dan juga ada lomba Blog untuk kelas, sekolah, kampus,  komunitas sekolah maupun komunitas kampus.

          Radar Banyumas merupakan koran harian terbesar yang dimiliki warga Banyumas dan sekitarnya (se-Barlingmascakeb). koran Radar banyumas menjajakan sebuah berita teraktual dan terhangat tentang sekitar sebuah informasi seputar masyarakat Banyumas. Tidak hanya berita seputar Insiden, ada juga berita seputar gosip artis maupun seputar olah raga, khususnya di Banyumas. hanya cukup mengocek uang sekitar Rp. 2.500 - 3.000 saja kita selaku warga Banyumas dapt mengakses sebuah kabar terkini yang terjadi di dunia. Bahkan jika ingin lebih hematnya lagi, bisa anda datangi pusat jantung kota Purwokerto yaitu Alun-Alun Purwokerto setiap harinya menempelkan berbagai macam koran harian tidak terkecuali koran Radar  Banyumas, hal ini sangat membantu sekali tentunya untuk orang yang kurang mampu. Disini, orang yang kurang mampupun dapat mengakses sebuah berita teraktual sekitar Banyumas. 


       Menurut pendapat Reza (red : penulis), bahwa minat baca warga sekitar Alun-alun sangat antusias, walaupun yang pertama kali dicari yaitu kolom bursa kerja, dimana koran  Radar Banyumas tersebut terdapat kolom baris iklan maupun lowongan kerja. ini merupakan salah satu lembar koran Radar Banyumas yang kebetulan membahas tentang aritikel seorang Dosen Universitas jenderal Soedirman, Bapak Nurul Hidayat selaku Dosen Pemrogaman Komputer dikampus Teknologi Pertanian.



         Kini untuk mengakses sebuah koran Radar banyumas juga tidak terpaku pada koran manual saqja, namun kini pencari informasi berita juga dapat mengakses koran Radar banyumas melalui media internet, media sarana tercepat untuk memperoleh sebuah data. Dan para pembaca hanya perlu untuk mengunjungi http://www.radarbanyumas.co.id dan semua akan peroleh berita terlengkap, bahkan bukan hanya Banyumas saja, melainkan daerah lain seperti Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara,dan Kebumen.

          Semakin canggih tingkat teknologi, semakin mempercepat keinginan masyarakat untuk lebih cepat lagi untuk memperoleh sebuah informasi. Radar Banyumas juga merupakan salah satu media dalam percepatan untuk mengakses sebuah informasi se Banyumas dan sekitarnya.

Mulai tanggal 18 juni 2009, Unsoed telah mengeluarkan blog dengan domain http://www.namauser.blog.unsoed.a.id/. Blog unsoed merupakan media blogging yang diperuntukkan bagi Mahasiswa, civitas, dan karyawan Universitas Jenderal Soedirman.

Blog Unsoed ini memiliki tujuan sebagai berikut: 
  1. Meningkatkan visibility, size, dan Rich Files domain unsoed (www.unsoed.ac.id) pada search engine
  2. Meningkatkan pencitraan spesifikasi keilmuan dan aktualiasi diri dosen yang terdaftar di database kepegawaian unsoed
  3. Meningkatkan size (jumlah halaman yang muncul di mesin pencari) atas keterlibatan dosen dan mahasiswa
Blog Requirement Specifications :
  1. Blog menyediakan fasilitas subdomain untuk setiap user  http://namauser.blog.unsoed.ac.id
  2. Blog membatasi kuota untuk masing – masing user.
    a. Dosen :50 MB
    b. Mahasiswa:10 MB
    c. Staff :10 MB
  3. Blog memiliki kemampuan SEO ( Search Engine Optimization )
  4. Isi blog meliputi identitas diri,catatan harian penelitian,pembelajaran,kegiatan akademik dll.
  5. Blog dapat diakses menggunakan media browser (Mozilla Firefox, IE, Opera dll)
  6. Blog tidak dianjurkan diisi dengan dokumen penelitian, pengajaran karena akan disediakan aplikasi khusus untuk me-record kegiatan akademik dosen.
  7. Isi blog yang melanggar kebijakan penggunaan system informasi UNSOED sewaktu-waktu diberi teguran dan apabila tidak diindahkan maka account akan di non-aktifkan.
  8. Blog bisa diakses dari lingkungan dalam maupun luar UNSOED
  9. Setiap pengguna blog harus menghargai HAKI (Hak Kekayaan Intelektual),sitasi harus menyertakan sumber nya.
  10. Keanggotaan Blog untuk mahasiswa berlaku sampai dengan lulus, sedangkan untuk dosen sampai akhir hayat.
  11. Availibilitas Blog UNSOED 70 %
Blog Users:
  1. Dosen yang boleh mendaftar adalah dosen yang terdaftar di database kepegawaian Universitas
  2. Mahasiswa yang boleh mendaftar adalah mahasiswa terdaftar.
Mekanisme pendaftaran:
  1. Calon User mengajukan permohonan dalam Form Pendaftaran Blog Unsoed, formulir dapat diunduh dengan klik link  formulir-pendaftaran-blog
  2. Konfirmasi Pendaftaran 1 X 24 Jam via e-mail
  3. Admin Mendaftakan permintaan ke tersebut system
  4. Admin memberikan konfirmasi kepada user melalui e-mail
  5. Account Siap digunakan
Sumber: Blog-nya Unsoed

Ilmu dan Teknologi Pangan atau biasa disebut ITP merupakan salah satu program studi Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian yang beralamat di Jl. Dr. Soeparno, Purwokerto 53123 Jawa Tengah, Indonesia Phone : (0281) 638791 / Email : faperta@unsoed.ac.id 

           Untuk saat ini tercatat jumlah Dosen ITP Berjumlah 21 Orang dan memiliki 1 Guru besar, dan disini ada nama-nama beliau. ITP merupakan tempat perkuliahan berbasis Pascapanen Pertanian, yaitu bukan lagi tentang mencangkul dan bercocok tanam, namun Mengolah Hasil apa yang mereka (red: petani) tanam, seperti : mengolah hasil panen buah menjadi Fruit Leather , mengolah hasil panen kopi untuk dijadikan kopi instan yang murah, dll. Kampus ITP sendiri memiliki Visi dan Misi yang sangat erat dengan Visi dan Misi Unsoed sebagai teknologi berbasis kearifan lokal dari sumber daya pedesaan. untuk lebih detailnya tentan visi dan misi, klik disini

      ITP sendiri baru memiliki 2 Laboratorium, karena tengah dibangun sebuah proyek laboratorium untuk kampus ITP yaitu ada Laboratorium Pengolahan dan laboratorium Pangan dan Gizi. Untuk perkuliahan sendiri difasilitasi dengan 2 lantai utama, 4 ruang kuliah, 1 ruang seminar, 2 kantin, dan 2 ruang dosen (dosen lelaki dan wanita terpisah). ITP diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki skil dan moral yang tinggi karena lulusan ITP tidak hanya sebatas sebagai seorang pengolah, namun dapat juga bekerja sebagai Laboran, Pegawai Bank, Konsultan, Perancang gizi, dll.

Tentang kurikulum yang ditempuh S1 Ilmu dan Teknologi Pangan, dapat dilihat disini.

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, maka pola konsumsi pangan yang bermutu dengan gizi yang seimbang merupakan momentum yang tepat untuk melakukan diversifikasi pangan pada menu harian. Pangan yang beragam menjadi penting mengingat tidak ada satu jenis pangan yang dapat menyediakan gizi yang lengkap bagi seseorang. Konsumsi pangan yang beragam meningkatkan kelengkapan asupan zat gizi karena kekurangan zat gizi dari satu jenis pangan akan dilengkapi dari pangan lainnya (Khomsan 2006). Namun, pangan pokok masyarakat Indonesia masih bertumpu pada satu komoditas, yaitu beras. Budaya mengonsumsi nasi bagi penduduk negeri ini sangat tinggi, bahkan sebagian besar masyarakat merasa belum makan jika belum mengkonsumsi nasi.
Beras sebagai salah satu jenis pangan yang menempati posisi paling strategis diantara jenis pangan lainnya, sehingga ada tuntutan masyarakat agar kebutuhan beras dapat terpenuhi. Peningkatan permintaan beras tidak seimbang dengan ketersediaan dalam negeri, dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut selama ini dilakukan melalui impor beras. Sementara tanaman pangan sumber karbohidrat lain seperti aneka umbi dan buah (salah satunya adalah sukun) belum dimanfaatkan secara optimal. Apabila kondisi ini terus berlanjut, ketahanan pangan nasional berkelanjutan semakin sulit dipertahankan, meskipun tahun ini Indonesia berhasil swasembada beras.
Faktor lain yang perlu pertimbangan adalah kontribusi serealia terutama beras, dalam menu makan masyarakat Indonesia mencapai 62% (Dahuri  2007). Porsi ini terlampau tinggi, karena dalam Pola Pangan Harapan, porsi konsumsi serealia maksimum adalah 51%.  Berdasarkan hal tersebut, maka pengolahan pangan pokok alternatif berbasis aneka umbi dan buah sumber karbohidrat menjadi penting untuk dikembangkan.  Salah satu komoditas sumber karbohidrat yang berasal dari buah yang potensial untuk dikembangkan adalah sukun.
Buah sukun (Artocarpus communis) merupakan komoditas sumber karbohidrat potensial, yang mempunyai berbagai nama daerah, yaitu sakon (Aceh), suku (Nias), amu (Gorontalo), suu uek (Rote), sukun (Jawa, Sunda, Bali), sunne (Seram) kuu (Sulawesi Utara), kundo (Alor), karata (Bima), kalara (Sawu), Bakara (Sulawesi Selatan) (Dasi dan Winamo 1992 dalam Mariska, dkk 2004; Ditjend PPHP 2003). Terdapat dua jenis sukun, yaitu sukun tanpa biji dan sukun dengan biji (Rincón, et.al., 2005). Di Indonesia, jenis pertama lebih populer dengan sebutan  sukun yang diolah menjadi berbagai produk makanan, sedangkan sukun dengan biji lebih dikenal dengan sebutan kluwih dan biasanya dimanfatkan sebagai sayur.
Tanaman sukun berasal dari daerah New Guinea Pasifik yang kemudian dikembangkan didaerah Malaysia  sampai ke Indonesia. Buah sukun berbentuk bulat agak lonjong seperti buah melon. Warna kulit buah hijau muda sampai kuning kecoklatan. Ketebalan kulit berkisar antara 1-2 mm. Buah muda permukaan kulit buahnya kasar dan nampak dipenuhi seperti duri agak tajam, lalu menjadi halus setelah buah tua. Tekstur buah saat mentah keras,  dan menjadi  lunak-masir  setelah matang. Daging buah berwarna putih, putih kekuningan dan kuning, tergantung jenisnya (Gambar 1). Rasa buahnya saat mentah agak manis dan manis setelah matang, dengan aroma spesifik. Ukuran berat buah dapat mencapai 4 kg. Panjang tangkai buah, berkisar antara 2,5-12,5 cm tergantung varietas.

.:[Close][Klik 2x]:.